Batam : metropena.co.id
Gaya Arogan dari pelayanan security Villa Panbil selalu dirasakan para driver online yang melakukan jemputan penumpang ke dalam lokasi Villa Panbil. Kamis 15/04.
Perdebatan kerab terjadi antara driver dengan oknum security. Tanpa ada acuan yang berdasar, ketegangan terkait identitas driver pun menjadi topik perdebatan.
Dengan keputusan sepihak, security Villa Panbil menolak SIM C aktif menjadi Indentitas Driver. Oknum security hanya menerima KTP dan SIM jenis lainnya kecuali SIM C.
Seorang Driver Online berinisial Gh mengatakan, “Hal ini sangat-sangat merugikan driver yang tidak dapat di ijinkan masuk untuk melakukan penjemputan penumpang ke dalam Villa Panbil.”
“Akibat kelakuan security yang arogan tersebut penumpang melakukan pembatalan order.” Ujar Gh kepada awak media.
Pihak manajemen Villa Panbil diminta agar dapat memperbaiki gaya arogansi security tersebut. Karena dapat merugikan penumpang yang akan dijemput. Khususnya bagi driver online yang sering mendapatkan pembatalan.
(Gunawan).











