Medan : metropena.co.id
Keluarga besar SMA Negeri 13 Medan laksanakan peringatan Isra Mi’raj sekaligus gelar makan bersama sebagai tradisi menyambut bulan suci Ramadan 1446 H Tahun 2025.
Kegiatan ini, dilaksanakan dihalaman sekolah, jalan Brigjend. Zein Hamid Medan, Selasa (25/2). Sebagai penceramah ustadz Sulaiman, S.Pd.I dan dihadiri beberapa orang perwakilan komite sekolah.
Kepala SMAN 13 Medan Hj. Fauziah Hasibuan, S.Pd, M.Si kepada media disela-sela acara, mengaku merasa senang kegiatan keagamaan Islam berlangsung khidmat dengan makan bersama semua siswa-siswi, guru, tenaga pendidik di lingkungan sekolahnya.
“Acara peringatan Isra Mi’raj dalam upaya menyambut bulan suci Ramadan 1446 H hari ini kita laksanakan sebagaimana yang merupakan program sekolah setiap tahunnya,” ujarnya.
Tapi untuk kali ini tahun 2025, lanjut Fauziah bersamaan dengan perayaan Isra Mi’raj ini dengan acara makan bersama di dalam tenda yang dipusatkan di halaman sekolah antusias diikuti ratusan peserta didik beragama islam.

“Beberapa hari ke depan kita akan menghadapi bulan suci Ramadan, maka pada kesempatan ini kami mengajak peserta didik beserta guru, pegawai SMAN 13 Medan untuk duduk bersama makan bersama dengan membawa makanannya masing-masing dari rumah peserta didik,” katanya.
Begitu juga bapak ibu guru memberi sumbangan masakan yang menurut mereka bisa dimasak acara ini disengaja untuk sama-sama semua warga sekolah bersilaturahmi bersama.
“Anak-anak tentu saja untuk mendapatkan rasa persaudaraan yang cukup erat, cukup tinggi nilai-nilai sosialnya di antara warga SMAN 13 semakin maju, semakin mempunyai karakter yang baik dan berhasil, terangnya.
Tentu saja tambah Fauziah, pertemuan ini akan semakin menyatu hatinya guru kepada peserta didik untuk dapat membimbing, mendidik dan mengarahkan peserta didik guna mencapai dan dapat meraih cita-cita peserta didik,” jelasnya.
Diharapkan dengan pembinaan moral yang bisa menjadi pembinaan keagamaan bukan hanya di program sekolah tentu saja karena di SMAN 13 ini pada umumnya menganut dua agama yaitu agama Kristen Protestan maupun Katolik dan agama Islam.
Karena tentu saja dari dua agama ini, SMAN 13 senantiasa menyelenggarakan kegiatan hari besar perayaan keagamaan. “Kita support untuk dapat dilaksanakan dengan tujuan para peserta didik mendapatkan manfaat positif atas semua kegiatan keagamaan di sekolahnya,” ucap Fauziah.
Usai makan bersama dilanjutkan dengan silaturahmi dan saling bersalaman. Guru, siswa, pegawai dan lainnya saling memaafkan dalam hubungan kekeluargaan. (Selsi)











