Medan : metropena.co.id
Kedua Oknum Polisi Pelaku Penganiayaan Wartawan, Samuel Tampubolon masih Jalani Pemeriksaan Propam Poldasu.
Ketua PJS (Pro Jurnalismedia Siber) Toba, Kedua Oknum Polisi Labuhan Batu Pelaku Penganiayaan Tolong Ditindak Tegas.
Kedua Oknum Perwira Kepolisian Akbp Bernhard L. Malau dan AKP Roberto P Sianturi hari ini jumat 23 februari 2024 sudah diperiksa Propam Polda Sumatera Utara, akibat Kasus Penganiayaan kepada Wartawan Tribrata Tv Samuel Tampubolon (Pengurus DPD PJS Sumut) di Rantau Prapat Kabupaten Labuhan Batu. Diketahui kedua perwira tersebut menjabat sebagai Kapolres dan Kasat narkoba Labuhan Batu, yang kini masih menjalani pemeriksaan Propam Poldasu.(jumat 23 februari 2024).
Samuel Tampubolon saat dihubungi via whatsapp selaku Korban (Pelapor) mengatakan, Kami sudah membuat dua laporan polisi, Laporan Propam No:SSP215/II/2024/Subbag Yanduan/tanggal 21 Februari 2024 dengan terlapor Kapolres Labuhan Batu AKBP Benhard Leonardo Malau dan Kasat Narkoba AKP Roberto Sianturi.
Kemudian, laporan kedua dugaan tindak pidana penganiayaan No:STTLP/B/203/II/SPKT- Poldasu tanggal 21 Februari 2024 dengan terlapor yang sama.
“Terimakasih dukungan morilnya Abang Berlin dan rekan pengurus PJS Toba,sampai hadir di Poldasu.
Kami serahkan semua ke Poldasu, saya sampai saat ini masih kurang sehat. Waktu terus berjalan, semoga kasus ini berjalan dengan harapan,” tutup Samuel.
Ketua Pro Jurnalis Media Siber Toba Berlin Yebe Marpaung saat dikonfirmasi di Warkop Partukoan mengatakan, Rekan kerja kami Jurnalis Tribrata Tv Samuel Tampubolon Labuhan Batu, juga Pengurus DPD PJS Sumut mengalami Penganiayaan oleh “Kedua Oknum Polisi Perwira”. Rabu malam saya langsung berangkat ke Poldasu memastikan kondisi terkini samuel. Saat saya tiba, Samuel didampingi Ketua PJS Sumut dan pengurus sudah di ruang SPKT Poldasu untuk membuat Laporan polisi Tindak Pidana Penganiayaan. Saat saya tanyakan kepada Samuel, Ini benar bang terjadi seperti informasi yang beredar.
Saya masih diproses untuk membuat LP, untuk melaporkan kedua Oknum polisi tersebut. Selanjutnya kami mendampingi Samuel untuk Visum di RS Bhayangkara medan hingga pukul 12 malam.
Saya cukup kenal Kedua Perwira ini, sebelumnya tahun 2018 Akbp Bernhard ini pernah bermasalah juga saat menjabat Kapolsek Delitua medan dan Akp Roberto pernah menjabat Panit 1 Unit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba Poldasu. Jadi karena keduanya pernah berada dilingkungan Poldasu dan Medan, PJS Sumut dan kami beberapa ketua PJS daerah harus kawal ini kasus,” tegas Berlin.
“Propam poldasu dan Kapolda harus Tegas, jangan karena keduanya polisi tapi tak ditindak tegas! Ini Murni Penganiayaan pak, ditindak tegas saja, kan gampang! Ini menjadi Raport merah bagi Polres Labuhan Batu.” Sambutannya
“Satu harian ini saya tadi mau konfirmasi Kapoldasu Irjen Pol. Agung Setya, namun beliau karena agenda padat akan PAM F1H20 di Balige dan menuju Samosir, jadi masih sulit komunikasi. Ditunggu saja pak kelanjutannya,” tutup berlin. (Red)











