Medan : metropena.co.id
Kepala Badan Narkotika Nasional Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Brigjen Pol Togar H Panjaitan, melalui Katim Ketahanan Keluarga Penyuluh Narkoba Ahli Muda, Heryanto, S.Psi. M.PSi, sangat mengapresiasi langkan Sekolah Menengah Atas Negeri 13 Medan (Smantilas) yang telah mendeklarasikan anti Narkoba dan Judi.
Kegiatan ini sangat luar biasa. Setahu BNNP Sumut Smantilas adalah salah sekolah yang mendeklarasikan anti narkoba dan Judi.
Dihadapan semua Siswa/i, guru, pegawai Samantilas, Heriyanto, mengatakan, bahwa berdasarkan penelitian Sumatera Utara saat ini sudah darurat narkoba. Berdasarkan survei Sumut sudah masuk rangking satu penyalah gunaan Narkoba dan judi.
Heriyanto menjelaskan, penyalah gunaan narkoba terkhusus generasi muda saat ini sudah sangat memprihatinkan, dapat kita lihat dari dampak penyalahgunaan narkoba itu, contoh nyata, maraknya begal, geng motor, judi. Ketiga unsur ini membuktikan banyaknya peredaran narkoba di Sumatera Utara, ujar Heriyanto.
Kalau sudah terkena penyalah gunaan narkoba pasti tidak akan bisa sehat seperti semula, hanya bisa pulih karena otak dan syaraf sudah rusak akibat narkoba tersebut.
Narkoba sebenarnya berguna dan bermanfaat, tetapi khusus bagi kesehatan oleh dokter yaitu untuk anestesi.
Ditambahkanya kerusakan otak ada tigak peyebab patal, yaitu Narkoba, Judi dan Pornografi. Ketiga unsur ini penyebab akal dan otak rusak.
Oleh karena itu, mari jauhi narkoba, judi dan pornografi. Jadilah generasi emas bangsa pada tahun 2045 agar indonesia jadi negara Maju. Mari raih masa depan gemilang, yang akan mengisi indonesia maju 2045, sehat, berkarakter, berahlaq, ujarnya.
Sementara itu, kepala sekolah SMA Negeri 13 Medan, Hj. Fauziah, SPd, M.Si, mengatakan, dengan deklarasi anti narkoba dan judi, keluarga besar Smantilas tidak ada terlibat narkoba, judi. Dengan harapan kelak anak anak tumbuk sebagai generasi muda berkharakter, berahlaq, demi masa depannya sendiri.
Pada kesempatan tersebut, Kepsek menyampaikan rasa terimakasih kepada BNNP Sumut yang telah menyahuti permohonan Smantilas dalam rangka deklarasi anti narkoba dan judi, ujarnya.
(SR. Siahaan)











