SMPN 26 Medan Sekolah Penggerak Angkatan 1, Gelar ANBK 2023

Medan : metropena.co.id

Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2023 di SMP Negeri 26 Medan, Pulau Sicanang Kec Medan Belawan berlangsung tertib dan lancar.

Kepala UPT SMP Negeri 26 Medan Mangara Tua Panjaitan, SPd, MM kepada Media, Rabu (20/9/2023) menjelaskan, ANBK dilaksanakan selama dua hari diikuti 90 peserta didik dan 10 orang cadangan telah ditetapkan oleh Kemendikbudristek. jumlah siswa keseluruhan 100 orang

“Asesmen meliputi literasi, numerasi dan survei lingkungan belajar di SMPN 26. Kota Medan. Peserta didik yang mengikuti ANBK ini langsung dari Kemendikbudristek, bukan dari kita secara acak tanpa ada perbedaan yang pintar atau yang bodoh,” katanya.

Mangara mengatakan, tujuan diadakannya asesmen ini untuk melihat kualitas sebuah sekolah. “Bagaimana kualitas pendidikan di sekolah itu adalah jawaban dari anak-anak kita tadi. Jadi untuk kemampuan siswa sanggup untuk literasi melihat kualitas sebuah sekolah,” jelasnya.

Hasil ANBK akan ditentukan dengan rapor pendidikan menyangkut mutu dan pemetaan. “Mungkin di sekolah kita ada rapor merah kategori C atau D yang harus ditingkatkan dan diperbaiki. Tahun lalu, rapor pendidikan SMPN 26 Kota Medan baik,” tambah Mangara Pernah Menjadi Kepala PLT di SMPN 11 dan SMPN 25 Kota Medan .

Kedepannya dari hasil rapor pendidikan akan diketahui mengenai kegiatan-kegiatan yang sudah ditingkatkan mengenai pemberdayaan guru seperti cara guru mengajar. Pengembangan SDM guru-guru dan kinerja kepala sekolah yang telah diperbuat di sekolahnya termasuk penilaian guru juga akan dievaluasi.

Lanjut Mangara, Ujian Nasional (UN) terkesan menimbulkan rasa ketakutan siswa, namun ANBK siswa lebih santai karena bukan menentukan kelulusan. “Tapi bagaimana kita harus bisa memperbaiki kedepannya rapor pendidikan merah tadi. Penilaian terhadap sarana prasarana, hasil pembelajaran dan survei lingkungan belajar. Bagaimana keadaan di sekolah itu, sehingga anak didik supaya tidak mengada-ada dan bersikap jujur,” katanya.

Mangara mengatakan, saat ini memiliki 784 siswa dengan 17 orang PNS dan 9 orang guru honor ditambah 13 orang PPPK sudah cukup untuk mendidik siswanya di sekolah itu.

Dia berharap, hasil ANBK di rapor pendidikan yang keluar hasilnya nanti akan akan tetap baik. “Jika telah keluar hasil asesmen maka kita akan  berkoordinasi dengan para guru dan komite sekolah dimana kelemahan guru mengajar untuk dapat memperbaikinya. Saya akan berkolabolasi dengan semua pihak di sekolahnya untuk memperbaiki kelemahan di sekolah kita,” katanya. ( mp ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *