Samosir : metropena.co.id
Seorang remaja putri pelajar SMA terjatuh dari sepeda motor, dan hanyut di arus sungai Siponot, pada Senin (21/8).
Korban diketahui bernama Rahelifa Malau, siswi kelas 10 SMAN 1 Ronggur Nihuta, yang berdomisili di Dusun III, Kecamatan Ronggur Nihuta.
Anak dari A. Rahelifa Malau/br Tambun, Rahelifa Malau (Korban) merupakan anak pertama dari 5 (lima) bersaudara (2 Laki-laki) dan (3 Perempuan).
Hal ini disampaikan oleh Camat Ronggur Nihuta, Bresman Simbolon saat ditemui di lokasi kejadian.
“Sesuai dengan informasi yang kami terima sekitar pukul 07.00 wib, saya ditelepon sekretaris desa Salaon Tonga-tonga, bahwa ada seorang siswi terjatuh dan tergelincir di jembatan Siponot,” ujar Bresman.
Ia menyebut, korban saat itu diketahui hendak berangkat menuju ke sekolah. Dan diduga akibat jembatan licin, hingga korban terjatuh hingga ke Sungai, akan tetapi sepeda motor yang digunakan tidak ikut terjatuh, melainkan tinggal di atas jembatan.
“Karena tidak ada yang melihat pada saat jatuh, sehingga dugaan setelah terjatuh dari sepeda motornya, hingga terjatuh juga ke sungai,” sambungnya.

Kemudian, lanjutnya, pihaknya bersama dengan personil Polsek Pangururan, dan Koramil 03 Pangururan, langsung ke lokasi untuk memastikan dan membantu mencari.
“Kemudian kita menghubungi BPBD Samosir, untuk mengerahkan tim SAR untuk membantu,” terangnya.
Menurutnya, tinggi jembatan ke permukaan sungai kurang lebih 25 meter, dan bermuara di Danau Toba.
“Maka kita juga sudah lakukan kerjasama dengan Pemerintah Desa Pardugul dan Panampangan, untuk memantau disekitar Jembatan Binanga Aron,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Basarnas, bersama dengan Pemerintah, TNI/Polri, serta masyarakat masih terus melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai.
(JUNTAK)











