Pemkab Samosir Membantu Anak Berumur Empat Tahun Yang Mengalami Patah Tulang di Bagian Kaki
PANGURURAN, Bupati Samosir (Vandiko T Gultom) memberikan bantuan kepada anak (CS) berumur empat tahun berjenis kelamin perempuan, yang mengalami patah tulang dibagian kaki sebelah kanan, di Huta Lumban Bakkara, Desa Hutanamora, Kecamatan Pangururan, Samosir, Selasa(01/08).
“Korban CS yang masih berumur 4 tahun ini, anak dari MPS(ibu), dan bapaknya marga Simbolon”.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Samosir(Agus Karo-karo) menyampaikan bahwa,
“Kita diperintah langsung oleh Pak Bupati, untuk memberikan bantuan, hingga pendampingan lewat bidang PPA. Pak bupati sebenarnya ingin datang langsung, namun karena beliau ada kegiatan, jadi kami yang diperintah untuk memberikan yang terbaik,”Ujar Agus.
Agus juga menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari kerabat yang juga merupakan tetangga dari ibu si anak, diketahui bahwa keluarga tersebut mengalami ekonomi yang sulit.
“Bahkan untuk pengobatan tradisional pun, ibu si anak tidak mampu untuk membiayai. Oleh karena itu kita yang hadir disini bersepakat untuk patungan, untuk membantu,”terangnya.
Menurutnya, oleh karena kasihan dan dapat memahami kesulitan ekonomi yang dialami keluarga tersebut, akhirnya dapat terkumpul sejumlah uang untuk pembiayaan pengobatan si anak, dan juga untuk keperluan lainnya.
“Selain itu, kami dari Dinas Sosial juga memberikan bantuan bahan pangan. Semoga dapat bermanfaat untuk meringankan sedikit beban ibu si anak,” katanya.
Kepala Rsud dr Hadrianus Sinaga(Iwan H Sihaloho) menerangkan, bahwa si anak telah dibawa ke rumah sakit pada hari Jumat 28 Juli 2023 yang lalu. Dan dari hasil pemeriksaan dokter, ia menyebut bahwa si anak seharusnya dirujuk ke rumah sakit Adam Malik Medan.
“Meskipun kita sudah menyarankan agar dirujuk, namun ibu si anak mengatakan bahwa akan menjalani pengobatan tradisional terlebih dahulu. Tapi tadi saya bilang juga agar tetap rutin melakukan pemeriksaan,”terang Iwan.
Menurut Iwan, sebelumnya si anak belum memiliki BPJS sewaktu datang ke Rsud dr Hadrianus Sinaga. Namun setelah mengetahui hal itu, pihak Rsud langsung mengurus BPJS dan mengeluarkan surat rujukan.
“Sesuai dengan intruksi dari pak Bupati, kami akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk anak ini, meski perobatan tradisional, tapi kita akan tetap ingatkan untuk rutin melakukan pemeriksaan ke rumah sakit,”ucapnya.
Sementara itu, Kadis P2KBP3A(dr Priska Situmorang), mengatakan bahwa selain bantuan dana yang diberikan, pihaknya lewat bidang PPA, melakukan pendampingan ke Polres Samosir untuk membuat laporan atas dugaan kekerasan yang dilakukan oleh ayah kandung dari si anak.
“Kita dari Pemerintah Kabupaten Samosir, pasti akan selalu berupaya untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh masyarakat, meski adanya keterbatasan,”ujar Priska.
Camat Pangururan(Robintang Naibaho) juga menyampaikan kepada ibu sikorban, supaya jangan tertutup, harus terbuka.
Pemerintah sekarang sangat responsif kepada masalah-masalah masyarakat. Karena, situasi sekarangkan, bagaimana masyarakat itu tentram dan aman,tenang, dan tidak ada beban dalam pikiran, jadi kita harus terbuka.
Bahwa, “Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung ibu sikorban untuk membuat laporan yang terbaik. Karena ini sudah keterlaluan”, ujar Robintang.
Ibu si anak, MPS dalam kesempatannya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Samosir beserta jajaran, bantuan yang diterima dirinya dan juga anaknya.
“Tak perlu waktu lama sudah langsung datang ke rumah ini, padahal keluhan kusampaikan baru tadi pagi, tapi pak Bupati sudah langsung mengutus bapak dan ibu siang ini. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian, diberi kesehatan, dan kebijaksanaan dalam pekerjaan,”pungkasnya.
Pemkab Samosir Membantu Anak Berumur Empat Tahun Yang Mengalami Patah Tulang di Bagian Kaki
PANGURURAN, Bupati Samosir (Vandiko T Gultom) memberikan bantuan kepada anak (CS) berumur empat tahun berjenis kelamin perempuan, yang mengalami patah tulang dibagian kaki sebelah kanan, di Huta Lumban Bakkara, Desa Hutanamora, Kecamatan Pangururan, Samosir, Selasa(01/08).
“Korban CS yang masih berumur 4 tahun ini, anak dari MPS(ibu), dan bapaknya marga Simbolon”.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Samosir(Agus Karo-karo) menyampaikan bahwa,
“Kita diperintah langsung oleh Pak Bupati, untuk memberikan bantuan, hingga pendampingan lewat bidang PPA. Pak bupati sebenarnya ingin datang langsung, namun karena beliau ada kegiatan, jadi kami yang diperintah untuk memberikan yang terbaik,”Ujar Agus.
Agus juga menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari kerabat yang juga merupakan tetangga dari ibu si anak, diketahui bahwa keluarga tersebut mengalami ekonomi yang sulit.
“Bahkan untuk pengobatan tradisional pun, ibu si anak tidak mampu untuk membiayai. Oleh karena itu kita yang hadir disini bersepakat untuk patungan, untuk membantu,”terangnya.
Menurutnya, oleh karena kasihan dan dapat memahami kesulitan ekonomi yang dialami keluarga tersebut, akhirnya dapat terkumpul sejumlah uang untuk pembiayaan pengobatan si anak, dan juga untuk keperluan lainnya.
“Selain itu, kami dari Dinas Sosial juga memberikan bantuan bahan pangan. Semoga dapat bermanfaat untuk meringankan sedikit beban ibu si anak,” katanya.
Kepala Rsud dr Hadrianus Sinaga(Iwan H Sihaloho) menerangkan, bahwa si anak telah dibawa ke rumah sakit pada hari Jumat 28 Juli 2023 yang lalu. Dan dari hasil pemeriksaan dokter, ia menyebut bahwa si anak seharusnya dirujuk ke rumah sakit Adam Malik Medan.
“Meskipun kita sudah menyarankan agar dirujuk, namun ibu si anak mengatakan bahwa akan menjalani pengobatan tradisional terlebih dahulu. Tapi tadi saya bilang juga agar tetap rutin melakukan pemeriksaan,”terang Iwan.
Menurut Iwan, sebelumnya si anak belum memiliki BPJS sewaktu datang ke Rsud dr Hadrianus Sinaga. Namun setelah mengetahui hal itu, pihak Rsud langsung mengurus BPJS dan mengeluarkan surat rujukan.
“Sesuai dengan intruksi dari pak Bupati, kami akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk anak ini, meski perobatan tradisional, tapi kita akan tetap ingatkan untuk rutin melakukan pemeriksaan ke rumah sakit,”ucapnya.
Sementara itu, Kadis P2KBP3A(dr Priska Situmorang), mengatakan bahwa selain bantuan dana yang diberikan, pihaknya lewat bidang PPA, melakukan pendampingan ke Polres Samosir untuk membuat laporan atas dugaan kekerasan yang dilakukan oleh ayah kandung dari si anak.
“Kita dari Pemerintah Kabupaten Samosir, pasti akan selalu berupaya untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh masyarakat, meski adanya keterbatasan,”ujar Priska.
Camat Pangururan(Robintang Naibaho) juga menyampaikan kepada ibu sikorban, supaya jangan tertutup, harus terbuka.
Pemerintah sekarang sangat responsif kepada masalah-masalah masyarakat. Karena, situasi sekarangkan, bagaimana masyarakat itu tentram dan aman,tenang, dan tidak ada beban dalam pikiran, jadi kita harus terbuka.
Bahwa, “Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung ibu sikorban untuk membuat laporan yang terbaik. Karena ini sudah keterlaluan”, ujar Robintang.
Ibu si anak, MPS dalam kesempatannya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Samosir beserta jajaran, bantuan yang diterima dirinya dan juga anaknya.
“Tak perlu waktu lama sudah langsung datang ke rumah ini, padahal keluhan kusampaikan baru tadi pagi, tapi pak Bupati sudah langsung mengutus bapak dan ibu siang ini. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian, diberi kesehatan, dan kebijaksanaan dalam pekerjaan,”pungkasnya.
Turut hadir, Direktur RSUD Hadrianus Sinaga (dr Iwan H Sihaloho), Camat Pangururan (Robintang Naibaho), Kepala Dinas Sosial Kabupaten Samosir(Agus Karo-karo), Kepala Dinas P2KBP3A (dr Priska Situmorang), Kepala BKD (Rohani Bakkara), Babinsa Koramil 03 Pangururan(Abidin Sihotang), dan Kepala Desa Hutanamora.
(JUNTAK)











