Medan : metropena
Mafia kembali membuka judi dadu Kopyok di Desa Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan. Ironisnya, lokasi persis berada di belakang Kantor Lurah.
Sebelumnya, lokasi judi yang berada di wilayah hukum (Wilkum) Polsek Medan Tuntungan ini sempat tutup dan tidak beroperasi beberapa waktu yang lalu.
Akibat beroperasi lagi lokasi judi dadu kopyok tersebut membuat warga merasa resah. Mereka takut sanak keluarganya terimbas akibat judi tersebut.
Mereka pun meminta kepada aparat penegak hukum seperti kepolisian untuk kembali menutup lokasi judi yang sudah sangat meresahkan tersebut.
Terkhusus kepada Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, warga meminta lapak judi tersebut segera ditutup.
“Kami meminta kepada Bapak Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan untuk segera menggerebek serta menutup lokasi judi yang sudah sangat meresahkan torcabut” kata Wira warga sekitar.
“Kami meminta kepada Bapak Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan untuk segera menggerebek serta menutup lokasi judi yang sudah sangat meresahkan tersebut,” kata Wira warga sekitar Jumat (30/6).
Sebab, lanjut Wira mereka takut karena selain judi, dikawatirkan di lokasi tersebut terdapat minuman keras (Miras) serta narkoba yang bisa berimbas pada warga sekitar.
“Kami takut warga kami terimbas akibat adanya lokasi judi yang kami kwatirkan juga terdapat miras dan narkoba di lokasi judi tersebut. Oleh karena itu, kami sekali lagi meminta kepada Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan untuk segera menutup lokasi judi tersebut,” tandas Wira yang diamini warga lainnya.
Kapolsek Medan Tuntungan AKP Christin tidak menjawab ketika dikonfirmasi wartawan.(lintaswarta/Yuliana/red).











