Medan : metropena
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Utara Wilayah V, Abdul Kadir Simorangkir SPd. M.Si, diduga melakukan penipuan kepada salah seorang penyedia jasa atau rekanan.
Penipuan dilakukan dengan modus keperluan biaya penginapan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara dan keluarga di Singapure Land Kisaran.
Hal tersebut dikatakan salah seorang rekanan yang merasa ditipu oleh Kacabdis Wilayah V kepada wartawan metropena.com, Jumat (23/6) di Medan.
Dikatakan sumber ini, pada tanggal 9 Juni 2023, pihaknya bertemu dengan Kacabdis V, Asahan, Batubara dan Tanjung Balai. Pada pertemuan tersebut Kacabdis meminta bantuan uang untuk biaya penginapan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Dr. H Asren Nasution, MA dan keluarga. Menurut Abdul Kadir, Kepala Dinas Provsu dan keluarga menginap di Singapure Land.
“Mohon bantulah bang, saya butuh uang lima juta. Kepala Dinas Menginap di singapure Land” ucab sumber ini kepada metropena menirukan percakapan nya dengan Kacabdis Abdul Kadir.
Pada saat itu, Kacabdis mengiming-imingkan atau menjanjikan proyek Dana Alokasi Khusus tahun 2023 yang ada Di Wilayah Cabdis V. Bujuk rayu kacabdis saat itu, seraya menyarakan untuk ditransper ke rekening stafnya bernama Zulfikar.
Dengan iming-iming proyek itu, saya sekitar pukul 16:.29:21 Wib, melakukan transaksi pengiriman uang melalui bank BRI ke rekening Zulfikar staf Kacabdis sesuai permintaanya sebesar lima juta rupiah, beber rekanan ini.
“Saya percaya Kacabdis akan memenuhi janjinya memberikan pekerjaan DAK, Namun nyatanya kepala sekolah SMA/SMK sewilayah Cabdis V tidak mau memberikan pekerjaan DAK kepada pihak ketiga. Pihak sekolah meminta harus mereka mengerjakan DAK tersebut.
Mengingat Kacabdis selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), saya selaku pemborong percaya atas janjinya memberikan pekerjaan kepasa saya. Atas dasar itulah saya mengirimkan uang saya kepada Kacabdis melalui rekening stafnya bernama Zulfikar, tambah rekanan yang merasa ditipu Kacabdis itu.
Jadi sampai saat ini proyek yang dijanjikan itu tidak ada, Proses tender tinggal pengumuman oleh panitia pengadaan. Proyek DAk dikerjakan oleh sekolah,” ujarnya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumatera Utara Wilayah V Batubara, Asahan, Tanjung Balai ketika dikonfirmasi Jumat malam (23/6) melalui WhatsApp nya mengatakan, bahwa info itu tidak benar.
“Maaf bang, informasi itu tidak benar, trims ya bang”, ujarnya.
Pemgelola Singapureland melalui Resepsionis Jeny Ardifah, ketika dikonfirmasi metropena.com, melalui WhatsApp Jumat malam (23/6) apakah benar yang bernama DR. Asren Nasution selaku Kepala Dinas Pendidikan Sumut pada tanggal 6 Juni 2023 menginap di Singapure land?
Jeny mengatakan, “Kita sudah cek file tanggal 9 Juni 2023, tidak ada nama Asren Nasution yang menginap,” ujarnya. (Selsi)











