Samosir : metropena
Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas P3AP2KB Menggelar berbagai lomba dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-39, di Kampung Ulos Huta Raja, Desa Lumban Suhisuhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Samosir, Sabtu(29/07).
Adapun lomba yang diadakan diantaranya, Lomba Pidato Tingkat SMP, Lomba tor-tor kreasi tingkat SMA yang diikuti forum anak se-Kabupaten Samosir yang merupakan utusan Kecamatan, dan Lomba menggambar tingkat SMP dan SMA.
Kegiatan lomba dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Provinsi yang dipusatkan di Kabupaten Samosir.
Dinas P3AP2KB, yang diwakili Kabid Pemberdayaan perempuan dan Perlindungan Anak (P3A)(Heppy Simanungkalit) menyampaikan, lomba dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Samosir mengangkat tema “Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak”.
Lomba dikemas dengan melibatkan anak-anak secara langsung dengan tujuan sebagai wahana aktualisasi diri sehingga timbul pemahaman dalam menghindari kekerasan.
Melalui peringatan HAN tahun ini, diharapkan dapat menggugah kepedulian dan partisipasi masyarakat, baik orangtua di Kabupaten Samosir untuk menghormati dan menjamin hak-hak anak dan individunya tanpa diskriminasi serta memberikan yang terbaik.
Menjamin kelangsungan hidup, perkembangan serta menghargai pendapat anak-anak. Anak-anak di Kabupaten Samosir benar-benar menjadi anak yang berBudaya, mencerminkan identitas dan karakter dalam berBangsa dan Bertanah air Indonesia.
Heppy Simanungkalit juga mengajak anak-anak di Kabupaten Samosir memanfaatkan waktu dengan baik dan benar, serta menghormati orangtua dan guru.
“Cintai keluarga, masyarakat, teman, tanah air, Bangsa dan Negara. Tunaikan ibadah, taati etika dan jadilah insan berakhlak mulia. Bangunlah kesetiakawanan seta toleransi untuk maju, berprestasi dan berbagi. Anak Terlindungi, Indonesia Maju” tegas Heppy menutup.
(JUNTAK)











