Probolinggo : metropena
Kunjungan komisi x anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI fraksi Nasdem Moh. Haerul Amri,SP.M.pd ke kabupaten Probolinggo mendapat sambutan meriah dari kurang lebih 200 wali murid penerima beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), Kunjungan legislator dapil Jatim 2 guna menyalurkan PIP ke sejumlah siswa kurang mampu dan memberikan pendampingan dan menjelaskan kepada wali murid perihal mekanisme pengurusan beasiswa dan aktifasi rekening Sabtu 09/07/2023.
Acara penyerahan dan aktifasi rekening bertempat di desa sumber Anyar kecamatan Paiton kabupaten Probolinggo, selain dihadiri wali murid penerima PIP di 3 kecamatan dapil III, acara juga dihadiri oleh warga sekitar.
Seperti yang di sampaikan Moh.haerul Amri saat memberikan sambutan, Dirinya berharap, Program PIP yang di salurkan dapat membantu wali murid membiayai kebutuhan siswa untuk sekolah, Karena menurut dewan kelahiran kerawang 1972 silam yang akrab di sapa bang Amri ini mengatakan, Pentingnya pendidikan kepada anak didik, Dirinya juga mengatakan bahwasanya dirinya menjadi dewan dan terlahir dari keluarga petani yang mengabdikan kepada pendidikan.
“Saya menjadi anggota DPR bukan karena kehebatan saya, bukan karena kepintaran saya, saya meyakini apa yang saya dapatkan hari ini menjadi anggota dewan dan bisa menyalurkan ribuan program PIP kerena keberkahan ilmu yang saya dapatkan, kenapa saya mendapatkan keberkahan ilmu, karena saya mendapatkan doa dari kedua orang tua saya, doa dari istri dan anak saya, dan tak kalah pentingnya doa dari para guru-guru saya.
Jadi kita harus menyekolahkan anak-anak kita mulai dari Paud,TK,SD,SMP,SMA sampai kuliah, Karena pintar itu penting,cerdas itu sangat penting, tapi jauh lebih penting adalah bagaimana kita bisa membangun pendidikan yang punya karakter, punya nilai-nilai tatakrama dan punya nilai Akhlakul Karimah,” ujarnya.
Lebih lanjut Amri mengatakan, “Program PIP untuk SD,SMP,SMA yang dirinya salurkan melalui aspirasi dewan sudah mencapai 48.000 orang dan calon mahasiswa baru sebanyak 650 orang dengan total anggaran yang sudah di salurkan sebesar 88 milyar 800 juta, Amri menjelaskan, uang yang di dapatkan dari program PIP jangan sampai di salah gunakan, karena program PIP diperuntukkan untuk biaya siswa untuk kebutuhan sekolah, Maka dari itu kalau PIP nya sudah dicairkan cepat datang ke toko perlengkapan sekolah, belikan buku serta keperluan siswa lainnya.” pungkasnya
(Purnomo)











